
Pendidikan di Amerika Serikat pastinya berbeda dengan sistem pendidikan yang ada di negara Anda. Bab ini memberikan suatu pengenalan terhadap gelar-gelar pascasarjana yang ada di Amerika Serikat, berbagai jenis perguruan tinggi, dan beberapa istilah utama dan ide yang akan Anda temui jika Anda ingin belajar di universitas di A.S.
Gelar Pascasarjana
Dua gelar pascasarjana yang ditawarkan di Amerika Serikat adalah gelar master dan gelar doktor; keduanya melibatkan kombinasi riset dan kelas. Pendidikan pascasarjana menawarkan pelatihan yang lebih mendalam dibanding pendidikan sarjana, dengan spesialisasi dan intensitas pengajaran yang meningkat. Studi dan pembelajaran juga lebih mandiri pada tingkat pascasarjana dibanding tingkat sarjana.
Pendidikan pascasarjana berasumsi bahwa siswanya memiliki cukup persiapan dalam elemen dasar bidang studi mereka. Tergantung pada bidang studinya, kuliah dapat menjadi cukup formal, terdiri terutama atas presentasi kuliah oleh anggota fakultas, atau dapat menjadi tidak formal, menekankan pada diskusi dan pertukaran ide antara para mahasiswa dan dosen. Seminar melibatkan grup mahasiswa yang lebih kecil dibanding kelas kuliah dan mungkin mewajibkan para mahasiswa untuk membuat presentasi dan turut serta dalam diskusi. Partisipasi di kelas, tugas riset dan ujian semuanya penting dalam pendidikan pascasarjana.
a) Gelar Master
Gelar master menyediakan pendidikan atau pelatihan tambahan dalam cabang pengetahuan khusus, jauh di atas tingkat gelar sarjana. Gelar master ditawarkan untuk berbagai bidang, dan terdapat dua jenis utama program: akademis dan profesi.
Master Akademis: Gelar Master of Arts (M.A.) dan Master of Science (M.S.) biasanya diberikan dalam bidang ilmu seni tradisional, pendidikan ilmiah dan humaniora. M.S. juga diberikan dalam bidang teknis seperti ilmu teknik dan pertanian. Program ini biasanya mensyaratkan satu atau dua tahun akademis studi penuh waktu setelah gelar sarjana dan dapat langsung menuju program doktor.
Banyak program master menawarkan pilihan tesis atau nontesis. Gelar dalam kedua kasus tersebut sama, namun persyaratan akademisnya sedikit berbeda. Mahasiswa dalam program nontesis biasanya mengambil lebih banyak kelas untuk menggantikan riset dan penulisan tesis, dan mereka mengambil ujian komprehensif tertulis setelah semua kelas telah selesai. Mahasiswa dalam program gelar yang memilih komponen tesis umumnya mengambil ujian oral komprehensif yang mencakup kelas sekaligus topik tesis mereka.
Master Profesi: Program gelar ini dirancang untuk mengarahkan mahasiswa dari gelar awal ke suatu profesi tertentu. Gelar master profesi merupakan program master "akhir" (terminal), artinya proram tersebut tidak mengarah ke program doktor. Gelar master seperti ini seringkali ditentukan oleh gelar deskriptif yang spesifik, seperti Master of Business Administration (M.B.A.), Master of Social Work (M.S.W.), Master of Education (M.Ed.), atau Master of Fine Arts (M.F.A.). Subjek lain dalam program master profesi termasuk jurnalisme, arsitektur dan perencanaan kota. Gelar master profesi lebih berorientasi pada aplikasi langsung pengetahuan dibanding riset asli. Program ini lebih terstruktur dibanding program gelar akademis dan seringkali mewajibkan setiap mahasiswa untuk mengambil program studi yang mirip atau serupa dengan waktu satu hingga tiga tahun, tergantung perguruan tinggi dan bidang studinya.
Satu perbedaan utama antara program master adalah apakah program tersebut dirancang untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan ke gelar doktor atau tidak. Program yang tidak mengarahkan ke program doktor dikenal sebagai program master terminal. Sebagian besar gelar master profesi berada dalam kategori ini. Beberapa departemen hanya menerima kandidat doktor yang berpotensi; meskipun mereka memberikan gelar master terminal bagi mahasiswa yang menyelesaikan kelas tingkat tertentu namun tidak melanjutkan ke program doktor. Departemen lain mewajibkan gelar master sebagai bagian dari persyaratan masuk ke program doktor mereka.
b) Gelar Doktor
Gelar doktor diberikan untuk para sarjana penelitian, dalam banyak kasus, merupakan calon anggota fakultas universitas dan perguruan tinggi. Penerimaan gelar doktor menyatakan bahwa mahasiswa tersebut adalah sarjana penelitian terlatih dalam suatu bidang khusus.
Pada level doktor, Ph.D. (Doctor of Philosophy) adalah gelar yang paling umum diberikan dalam bidang akademis. Dalam bidang profesi, gelar doktor lainnya meliputi Doctor of Education (Ed.D.) dan Doctor of Business Administration (D.B.A.).
Untuk menerima gelar doktor, kandidat harus lulus atau “memenuhi syarat” ujian komprehensif, biasanya setelah tiga hingga lima tahun studi dan menyelesaikan semua kelas, dan ketika mahasiswa dan penasihat sepakat bahwa mahasiswa telah siap. Ujian ini dirancang untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan pengetahuan yang didapatkannya melalui kelas dan studi mandiri dengan cara yang kreatif dan asli. Mahasiswa harus menunjukkan pemahaman yang komprehensif atas bidang studi pilihannya.
Setelah menyelesaikan penelitian signifikan yang asli, menulis disertasi yang menjelaskan penelitian tersebut, dan berhasil mempertahankan pekerjaan mereka di hadapan panel anggota fakultas yang memiliki keahlian dalam bidang ilmu tersebut. Hal ini mungkin memerlukan waktu tambahan dua atau tiga tahun. Olah karena itulah, untuk mendapatkan gelar doktor mungkin menghabisan waktu lima hingga delapan tahun setelah gelar sarjana, tergantung dari bidang ilmu yang diambil.
Juga terdapat banyak program doktor nontradisional di Amerika Serikat; program ini mungkin memiliki persyaratan yang berbeda dari program tradisional. Sebelum mendaftar ke program apa pun, pastikan Anda mengetahui persyaratan untuk masuk dan mendapatkan gelar. Informasi ini biasanya tersedia dari katalog dan situs web universitas atau langsung dari masing-masing departemen.
c) Doctor of Medicine
d) Law Degree (LL.M. dan J.D.)